Membangun Integritas dalam kerja
Kita menangani masalah moril ini dalam kehidupan kita sehari-hari. Kebanyakan dari orang-tua kita pasti sudah mengajarkan pada kita selama bertahun-tahun bahwa kita harus selalu menanamkan kebaikan ini. Sebab hal ini adalah hal yang penting untuk dilakukan. Apa sebenarnya integritas itu?
Integritas adalah kejujuran seperti menyimpan sebuah rahasia dengan teguh meskipun kita harus mempertaruhkan nyawa demi hal tersebut.
Jika anda menjanjikan untuk mencintai, maka hormati dan hargai pasangan anda hingga maut memisahkan anda, harus mematuhi janji tersebut. Jika anda menyetujui melakukan suatu tugas, anda harus melakukannya.
Sayangnya, ada banyak kasus yang dapat mencontohkan kompromi kita atas persoalan integritas dalam dunia bisnis dan hal tersebut entah bagaimana, menjadi norma dan sesuatu yg dimaklumi dalam pekerjaan.
Sebuah kebohongan mungkin muncul dan dianggap sebagai sesuatu yg sepele,
seperti berbohong kepada ibu anda bahwa anda tidak makan coklat tetapi sebenarnya anda makan. Atau anda tidak masuk kantor dengan alas an anda sakit padahal anda sama sekali tidak sakit. Meskipun bohong putih itu kecil dan relatif tak berbahaya, bisa menjadi persoalan yang lebih besar di hidup.
Mengapa kita membahayakan integritas kita?
Setidaknya satu kali kita pernah berbohong kepada orang-tua, teman, atasan atau klien kita sebagai sebuah upaya penyangkalan fakta atau sebagai usaha perlindungan kepada sendiri dari konfrontasi.
Mungkin hal-hal berikut ini bisa memberikan pemahaman kepada kita mengapa berbohong menjadi sebuah gaya hidup dari banyak orang.
Kurang disiplin
Belajar untuk menentukan prioritas adalah hal terpenting dalam melatih integritas.
Jika kita tidak bisa menerapkan hal yang satu ini maka kita akan selalu menjadi “ABS†(Asal Bapak Senang—red) dan kerap kali anda tidak dapat menyuarakan opini anda.
Power & Control
Gosip dalam kantor adalah sebuah hal yang perlu dihadapi dengan teknik tersendiri. Anda perlu tindakan bijak dalam menyikapi atau terlibat didalamnya. Pada dasarnya menyebarkan gosip adalah sebuah cara pengecut untuk mennghindari konfrontasi dengan orang lain. Hal ini sebenarnya tidak memberikan dampak bagi si penyebar gosip atau perusahaan. Hal ini malah hanya merusak integritas si penggosip. Bila menggosipkan orang lain membuat anda merasa berkuasa, mungkin sudah waktunya anda intropeksi mengapa anda bisa tidak punya kuasa. Bertanggung jawablah dengan kata-kata anda. Bicaralah dengan penuh integritas dan anda pasti akan dihargai karenanya.
Job Orientation
Memahami budaya kerja dari sebuah organisasi adalah sebuah poin bagus untuk memulai karir bagi seorang pagawai baru. Dengan demikian ia bisa mengerti akan nilai-nilai dan standar kerja yang diharapkan oleh perusahaan dari dirinya.
Atasan mempunyai tugas untuk berbicara kepada staf barunya tentang kebudayaan kerja, target pekerjaan,dll. Membuat hubungan dengan staf baru akan menolong untuk mengurangi salah paham diantara kedua pihak dalam hal syarat-syarat bekerja dan daftar apa yang harus dan tidak boleh dilakukan.
No Comments »
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI




