Bisnis Serangga, Omset Ratusan Juta/Bulan

Posted by editor | Franschise,lain-lain,peluang,profile,usaha | Wednesday 9 April 2008 1:17 pm

Serangga bagi sebagian orang adalah binatang yang menyebalkan dan tidak diinginkan keberadaannya karena kerap megganggu. Namun bagi Sufron binatang –binatang yang besarnya tak lebih dari segenggaman tangan ini merupakan ladang bisnis yang menggiurkan “Karena permintaan semakin banyak, tahun 2004 saya memilih melepaskan pekerjaan konsentrasi ke bisnis serangga, dengan mendirikan CV. Griya Insecta,” ungkap Sufron

Hasilnya memang tidak mengecewakan dengan berbisnis aksesoris dari serangga, Sufron berhasil mendatangkan ribuan dollar ke koceknya setiap bulan. Konsumen produk aksesoris berbahan baku serangga ini, kebanyakan datang dari manca negara seperti Amerika, Kanada, Korea Selatan, Spanyol, Australia dann Selandia Baru. Sedangkan untuk pasar dalam negeri, menurut Sufron peminatnya masih sedikit.

Griya Insecta didirikan tahun 2005 oleh Sufron dan seorang kawannya. Dengan modal awal Rp. 5 juta, ia memulai usahanya dengan membeli lima mesin gerinda, membeli bahan baku dan mempekerjakan 5 orang karyawan. Sedangkan pengetahuan mengenai bisnis handy craft ini, ia dapat dari seorang kolektor serangga asal Jepang yang berminat mencari partner pengumpul serangga asal Indonesia.

Dari kolektor Jepang ini ia mendapatkan pelatihan singkat mengenai teknik pengawetan, dan pengemasan serangga. Hasil kerajinannya berupa, gantungan kunci (key chain), pemberat kertas (paperweight), bingkai, tempat pena dan lain-lain. Serangga–serangga ini diolah sedemikian rupa dengan resin yang dicor dan modelnya disesuaikan dengan kebutuhan produk.

Serangga yang menjadi bahan baku produk aksesoris, memang bukan serangga sembarangan, atau hanya dari jenis tertentu. Untuk mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan memiliki nilai jual, Griya Insecta bekerja sama dengan pengumpul serangga dari berbagai daerah di Indonesia seperti Maluku, Papua, Sumatera dan Jawa.

Para pengumpul mengirimkan satu bulan sekali hasil tangkapannya. Dengan jumlah serangga minimal 1000 ekor per jenis. “ Kami hargai per ekor, kami akan sortir sebelum melakukan pembayaran dan untuk barang yang rusak akan kami kembalikan dan saat ini Griya Insecta mempunyai sembilan mitra pengumpul; 2 di Jawa Barat; Sukabumi & Tasik, 1 di Papua, 2 di Sulawesi, masing–masing 1 pengumpul di Pagar Alam, Bengkulu, Ambon, dan Banyuwangi,”paparnya

Untuk mendapatkan serangga yang diinginkan, pada mulanya Sufron mencari tahu jenis serangga dan habitatnya. Setelah itu ia mengunjungi desa –desa di sekitar lingkungan habitat serangga incarannya itu dan memberikan pelatihan singkat dari cara menangkap, pengetahuan mengenai jenis serangga, dan pengemasannya.

Daerah-daerah di Indonesia yang memiliki serangga seranga yang bernilai jual tinggi, salah satunya di gunung Halimun Sukabumi. Ada beberapa serangga yang digunakan untuk handicraft yang merupakan musuh para petani jagung seperti kumbang kodok (sagra femoralis) dari Jawa Timur, Kumbang Kepik (catacanthus incarnathus) dari pulau Lombok yang merupakan hama petani tanaman jarak serta ada juga kumbang hama penggerek pohon kelapa (xylotrupes gideon). Kupu-kupu dari Indonesia yang populer di pasar mancanegara antara lain PapilioBlumei (Sulawesi), Papilio Ulysses (Maluku).

Nilai jual bahan baku untuk jenis ini tidak kurang US$ 2 per satuan untuk kualitas A1. Bahkan ada jenis kumbang yang mempunyai nilai jual tinggi. Kumbang Allotopus rosenbergi (Gunung Halimun Jawa Barat) untuk ukuran 7 cm mencapai Rp 300.000/satuannya.

Pasar internasional untuk produk Indonesia boleh dibilang besar, sebab produsen kerajinan tangan dari serangga ini, relatif masih sedikit. Menurut Sufron meski usahanya mendapat kompetitor dari Cina, ternyata serangga asal Indonesia lebih banyak peminatnya, lantaran warnanya lebih bervariasi dan lebih eksotik. Namun karena bahan baku yang terbatas, tingginya permintaan pasar internasional akan kerajinan tangan berbahan baku serangga ini masih belum dapat dipenuhi.

Saat ini, Griya Insecta baru bisa memproduksi tidak kurang dari 500 item perhari, dan 20 frame serangga. “Secara keseluruhan kami belum bisa mengimbangi permintaan pasar, karena bahan baku terbatas,” jelas Sufron yang kini memperkerjakan 30 orang karyawan di bengkel kerajinan serangganya.

Bisnis jual-beli serangga, Griya Insecta saat ini beromset US $25.000 per bulannya, pembeli terbesar datang dari Spanyol dengan nilai transaksi US $10.000.“ Selama ini transaksi berjalan baik. Mereka selalu mengirim uang sebelum barang dikirim,” terang Sufron.

Untuk memenuhi ceruk pasar mancanegara yang masih sangat terbuka terhadap produk kerajinan tangan berbahan baku serangga asal Indonesia.

(Rahmat Saepulloh)

Bagi Anda yang memiliki usaha dan ingin dipublikasikan di www.karir-up.com. Silahkan hubungi langsung redaksi di (022) 70378397 !


Resources Resources Resources Resources

17 Comments »

  1. Comment by mulya — April 23, 2008 @ 2:52 pm

    dear Karir up!.

    salam kenal untuk karir Up. saya tertarik dengan rubrik peluang usaha mengenai bisnis serangga . dimana saya bisa dapatkan informasi mengenai cara pembuatannya. atau alamat cv. Gria Insecta sehingga saya bisa belajar banyak mengenai pembuatan handy craft ini.kebetulan saya berada di wilayah sumatra.saya melihat peluang yang belum digarap di daerah saya.

    thanks for karir up.
    # Terima kasih telah menghubungi kami. Untuk informasi lebih lanjut tentang bisnis tersebut silakan menghubungi email: sufron67@yahoo.com

  2. Comment by sonny — May 5, 2008 @ 10:49 am

    salam
    saya ingin mengetahui seluk beluk bisnis serangga,saya minta informasi cara pembuatannya atau kalo anda berminat mencari serangga, saya punya,saya didaerah sulawesi..trims.

    # Terima kasih telah menghubungi kami. Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi redaksi majalah karir-up di (022) 7300 315, 730 8799

  3. Comment by agus pranoto — May 8, 2008 @ 12:37 am

    mohon dengan sangat untuk cv.Gria Insecta atas kerjasamanya, karena untuk bulan ini saya sangat membutuhkan pembeli kumbang saya

  4. Comment by Sufron — May 12, 2008 @ 8:32 am

    Salam Kenal

    Terima kasih atas atensi dari rekan-rekan yg tertarik utk menjalankan bisnis insect ini.

    Adapun saat ini kami lebih fokus utk mencari insect khusus dari Papua (jenis Eupholus Numfor dan Lamprima adolphinae dari Mt. Arfak) karena kami tidak membeli semua jenis insect dan kami hanya membeli berdasarkan permintaan dari buyer kami saja.

    Utk hal lebih jelas dapat menghubungi saya di 0813 180 95552 atau email saya sufron67@yahoo.com

    Terima kasih,
    Wassalam,
    Sufron
    # Terima kasih atas kerja samanya. Salam sukses.

  5. Comment by Eddy — June 14, 2008 @ 8:05 pm

    Ada yang bisa supply kumbang mati/kering ke saya ?

  6. Comment by Vero — July 8, 2008 @ 7:25 pm

    Bpk..
    Keluarin buku buat handy craft ini g?
    Mhon di ulas pembuatan handy craft ini yach?
    Thankz…

  7. Comment by riki hidayat — July 31, 2008 @ 7:34 pm

    pa saya punya kumbang-kumbang mati dan hidup seperti ch. caucasus,allotopus rossenbergi,belalang daun,belalang salak dan jenis kumbang khas jawa barat

  8. Comment by Rifai — September 2, 2008 @ 3:17 am

    Nice job mas… Kebetulan saya pas kuliah dulu suka ngoleksi serangga, tapi sekarang karena sibuk ngantor, hobi lamanya jadi terbengkalai. Boleh donk saya menimba ilmunya dari mas Sufron..

  9. Comment by Victor Sembiring — November 9, 2008 @ 6:26 am

    Salut buat Karir-up!
    saya baru pernah masuk ke forum ini, tapi langsung tertarik dengan ulasannya, mengenai bisnis serangga. apakah CV Griya Insecta masih terbuka kerja samanya untuk menerima supply kumbang dari daerah? saya baca disini ada pengumpul dari Ambon juga, boleh saya tau alamat contact personnya? kebetulan saya sendiri di Ambon. Terima kasih.

  10. Comment by Sufron — November 16, 2008 @ 5:48 am

    Dear all,

    Salam kenal pak Eddy, kalau tidak salah bapak Eddy asalnya dari Malang.
    Kalau benar pak Edy Bhaskara ini dari Malang, Beliau adalah pemain insect besar dan bagi rekan rekan yg ingin supply insect kering, bapak Eddy ini banyak menerima variasi insect kering dari seluruh wil indonesia.

    To: Sdr.Vero…kami tidak mengeluarkan atau menerbitkan buku cara pembuatan insect handicraft.

    To: Pak Riki Hidayat…mohon diberikan no. tel dan alamatnya.

    Khusus wilayah Ambon, saya membeli butterfly (Papilio ulysses)dan beberaa jenis butterfly lainnya dari wilayah seram barat.

    Terima kasih
    Wassalam
    Sufron

  11. Comment by Victor S. — January 2, 2009 @ 8:28 pm

    Bisa tolong dibantu alamat email atau no.telpnya bpk.Eddy Bhaskara? supaya saya bisa menghubungi langsung. Terima ksh sebelumnya

  12. Comment by Victor Sembiring — January 7, 2009 @ 1:12 pm

    Salam pak Sufron,
    Saya minta tolong alamat emailnya/no.telp Bpk.Edy Bhaskara yang dari Malang ini, biar saya juga bisa ikut dalam bisnis kumbang ini. Tolong dikirim langsung ke Email saya saja ” flash2victor@gmail.com.
    Terima kasih sebelumnya.

  13. Comment by Mira — February 24, 2009 @ 5:01 am

    wah omsetan ratusan juta yachhhhh
    bayar pajak gak….??? kebenaran aku otang pajak nih.

  14. Comment by fajar — April 6, 2009 @ 11:07 pm

    kpd yth bpk sufron klo blh saya tahu alamat email atau no. telp. bpk edy bhaskara karena saya memiliki stock kumbang baik hdp maupun mati mhn infonya dlm waktu dkt ini

  15. Comment by reinhard hutabarat — May 16, 2009 @ 5:24 pm

    saya banyak kenalan pemilik kumbang2 , di daerah dairi dan tanah karo.Ada berbagai jenis seperti slver dan metalik.gimana ya menjualnya.hub saya di 081397604929 reinhard hutabarat ato emal saya kaheanutama@yahoo.co.id bila ada yg berminat

  16. Comment by Mirdat — August 31, 2009 @ 1:50 pm

    Slm knl semuanya, sy Mirdat dr Sul_Sel dan terima kasih untuk Karir -up yg kreatif abis,Congratulation on you.!! saat ini sy punya koleksi beberapa jenis Kumbang untuk dijual, mulai dari yg keci sp yg lumyn besar, jg tersedia kupu2 baik yang siang sprt Paphilionidae dan yg lainnya juga kupu2 siang seprti Actias Isis, Antherea dan masih bnyk yg lain, sy punya poto2 amatiranya, dijamin bisa nego berhubung om sendiri yg nangkap, kl ada tmn2 yg minat hubungi sy di 081342743114 atau E-mail:dath.palopo@gmail.com

  17. Comment by verel — March 24, 2010 @ 7:28 pm

    salam kenal semuanya. kebetulan saya tinggal dikalimantan. banyak ditemui kumbang sejenis. dan saya mempunyai banyak koleksi dalam keadaan hidup. jika ada temen – temen yang berminat silahkan hubungi saya di 081256660666 / 081345674426 miclydo@yahoo.com

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment