Lulus Psikotes dengan Sukses

Posted by editor | Tips | Friday 9 May 2008 6:02 pm

Psikotes pada dasarnya merupakan metode sistematis untuk mengungkap profil kompetensi calon karyawan secara cepat, lengkap, dan obyektif.Kelulusan psikotes berdasarkan evaluasi antara kesesuaian profil kompetensi dan profil tuntutan tugas.
Aspek kompetensi yang diukur dari psikotes antara lain meliputi aspek taraf kecerdasan, aspek emosional/ kepribadian, aspek sikap kerja, dan aspek perilaku kepemimpinan. Tidak seperti aspek kecerdasan yang relatif sulit berubah, maka aspek-aspek lainnya masih dapat berubah atau dikembangkan sesuai tuntutan pekerjaan.

Berikut ini beberapa kiat untuk menghadapi psikotes:
1. Tentukan pilihan karir sesuai dengan profil dan karakter diri, sehingga Anda tidak perlu usaha keras untuk memodifikasi perilaku sesuai tuntutan kerja. Misalnya Anda memiliki kelemahan dalam meyakinkan orang lain, maka Anda jangan memilih karir di bidang penjualan.

2. Siapkan fisik dan mental dengan bersikap wajar, cukup istirahat, menjaga kesehatan dan datang lebih awal dalam pelaksanaan psikotes untuk menguasai situasi dan kondisi pelaksanaan sehingga Anda akan lebih tenang.
3. Usahakan konsentrasi penuh, tanggalkan segala agenda atau masalah lainnya selama mengikuti tes.

4. Mengerjakan sesuai perintah, kerjakanlah secara cermat dan teliti dengan mengerjakan persoalan yang mudah terlebh dahulu, khususnya untuk tes kecerdasan dan tes ketelitian sikap kerja.

5. Kerjakanlah secara jujur atau konsisten untuk jenis tes kepribadian. Disini tidak ada jawaban benar atau salah. oleh karena itu sedapat mungkin Anda memilih pekerjaan yang sesuai dengan profil diri Anda.
(RAS/ kp)


Resources Resources Resources Resources

1 Comment »

  1. Pingback by kiat menghadapi psikotest « Mataforgana — August 22, 2008 @ 5:06 pm

    [...] “Psikotes pada dasarnya merupakan metode sistematis untuk mengungkap profil kompetensi calon karyawan secara cepat, lengkap, dan obyektif. Aspek kompetensi yang diukur dari psikotes antara lain meliputi aspek taraf kecerdasan, aspek emosional/ kepribadian, aspek sikap kerja, dan aspek perilaku kepemimpinan.” (www.karir-up.com) [...]

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment