Info Lowongan | Agenda | Artikel Dunia Kerja | Beasiswa | Peluang Usaha

Ribuan Job Seeker Serbu Bursa Kerja

PALEMBANG, KARIR-UP-Bursa kerja yang digelar di Gedung Olahraga Sriwijaya oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang kembali diserbu ribuan pencari kerja, Rabu (6/8). Bursa kerja menjadi harapan pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai ketika lapangan kerja semakin sempit.

Jumlah pengangguran di Kota Palembang cukup tinggi. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang Erwin R Bakri, sampai Juli 2008 terdapat 19.164 pencari kerja di Palembang. Jumlah pencari kerja yang terserap hanya 4.211 orang, terdiri dari tenaga kerja lokal, antardaerah, dan antarnegara.

”Diharapkan bursa kerja yang diikuti 60 perusahaan ini bisa menyerap 3.685 pencari kerja,” kata Erwin.

Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengungkapkan, penduduk Palembang mencapai 1,5 juta jiwa atau 300.000 keluarga yang terdiri dari lima orang. Idealnya di Palembang terdapat 300.000 orang yang bekerja supaya seluruh warga Palembang bisa hidup layak.

Eddy menuturkan, para pencari kerja hendaknya tidak hanya mengandalkan lowongan pekerjaan, tetapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain dengan wirausaha.

”Pemerintah kota berusaha menampung para pencari kerja dengan mengadakan bursa kerja semacam ini,” kata Eddy.

Pengamatan Kompas, ribuan pencari kerja telah menunggu di luar GOR meski bursa kerja belum dibuka. Para pencari kerja yang rata-rata masih berusia muda itu telah membekali diri dengan sejumlah persyaratan untuk mencari kerja sehingga mereka bisa langsung memasukkan lamaran kerjanya. Sejumlah pencari kerja juga sudah berpakaian rapi dan berdandan sebagai persiapan wawancara kerja.

Semakin ketat

Seorang pencari kerja bernama Gusten, alumnus Fakultas Pertanian Unsri tahun 2008, mengatakan, dirinya sudah mengirimkan enam lamaran kerja ke beberapa perusahaan, tetapi belum satu pun yang dipanggil.

Menurut Gusten, dia berusaha mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikannya. Tujuannya untuk mengembangkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

”Namun, kalau saya terpaksa tidak dapat pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan tidak apa-apa, misalnya di bidang pemasaran,” kata Gusten.

HRD Hotel Aston Palembang Yudi Firdaus mengungkapkan, ada sembilan posisi yang dibutuhkan Hotel Aston Palembang. Pelamar yang diterima hanya 15 orang, padahal kemungkinan terdapat 300-500 lamaran kerja yang dikirimkan.

”Pendidikan minimal adalah pendidikan diploma perhotelan. Kami akan melihat aplikasi mereka, kemudian kami seleksi,” kata Yudi.

Menurut Yudi, biasanya proses perekrutan karyawan dilakukan perusahaan melalui surat kabar atau melalui konsultan sumber daya manusia. (Rahmat Saepulloh/ kc)

baca jobfair, liputan lainnya
artikel ini dibaca 334 kali versi cetak beritahu teman beritahu teman

Bergabung di forum karir-up dan dapatkan pembicaraan hangat tentang dunia kerja

ada 1 komentar disini

Sangat positip dan perlu pengembangan

komentar anda disini


(required)

(required)